Pendidikan Mualaf Di Tengah Masyarakat Multikultural Di Desa Binuang Santang, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan
DOI:
https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i4.1444Keywords:
pendidikan mualaf, pembinaan keislaman, masyarakat multikulturalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendidikan dan pembinaan bagi mualaf di tengah masyarakat multikultural di Desa Binuang Santang, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Fenomena meningkatnya jumlah mualaf di wilayah ini menunjukkan pentingnya peran pendidikan Islam dalam membantu mereka memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk memperoleh data mengenai bentuk kegiatan pembinaan, materi ajar, serta tantangan yang dihadapi dalam proses pendidikan mualaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan mualaf di Desa Binuang Santang dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu pembinaan fikih dasar, pelatihan makhrajul huruf dan tahsinul Qur’an, serta kajian keislaman dan pembentukan akhlak. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dengan pendekatan kekeluargaan dan bimbingan langsung dari ustadz, tokoh agama, serta mahasiswa KKN. Pendidikan ini tidak hanya membekali mualaf dengan kemampuan ibadah, tetapi juga menumbuhkan akhlak mulia dan kepercayaan diri untuk berinteraksi di lingkungan masyarakat multikultural.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










