Sosialisasi Tentang Peran Pendidik Dalam Pencegahan Terhadap Kekerasan Di Smp Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru

Authors

  • Ningrum Ambarsari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
  • Istiana Heriani Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari
  • Husnul Khatimah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari
  • Nisa Amalina Adlina Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari

DOI:

https://doi.org/10.62976/ierj.v3i3.1440

Keywords:

Pendidik, Pencegahan, Kekerasan

Abstract

Pengalaman traumatis seperti Bullying, di masa kanak-kanak bisa mempengaruhi perkembangan psikologis, emosional, dan sosial anak, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam menjalani kehidupan yang produktif dan sehat. Untuk mencegah bullying, guru harus secara aktif meng integrasikan pendidikan karakter ke dalam kurikulum dan aktivitas kelas. Mengajarkan keterampilan sosial dan emosional kepada siswa, seperti bagaimana berkomunikasi dengan baik, menyelesaikan konflik secara damai, dan memahami perspektif orang lain, adalah langkah-langkah penting dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying. Selain itu, guru dapat memfasilitasi diskusi terbuka tentang bullying, termasuk dampaknya, cara mengidentifikasi perilaku yang tidak dapat diterima, dan strategi untuk melaporkan insiden kepada pihak yang berwenang.

References

Perundang-undangan

Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 yang merupakan perubahan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan

Jurnal

Adinda, A., Afrida, Y., & Braferi, L. (2024). Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Tindakan School Bullying Sebagai Upaya Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SMA S Xaverius Bukittinggi. Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 6(1), 01-18.

Adiyono, A., Irvan, I., & Rusanti, R. (2022). Peran Guru Dalam Mengatasi Perilaku Bullying. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 649-658.

Amalia, E., Nurbaiti, L., Affarah, W. S., & Kadriyan, H. (2019). Skrining dan edukasi pencegahan bullying pada siswa SMA Negeri di Kota Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 2(1).

Hardiyanto, L., & Saryono, S. (2023). Penguatan Lembaga Perlindungan Ham Untuk Menciptakan Keadilan Dan Pembangunan Masyarakat Papua. Jurnal Citizenship Virtues, 3(1), 454–461. https://doi.org/10.37640/jcv.v3i1.1732

Imasturahma, N. (2023). Metode Social Casework Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Dalam Penanganan Korban Kekerasan Pada Anak Di Dinas Sosial Kota Kendari. Jurnal Kesejahteraan Dan Pelayanan Sosial, 4(1), 71 84. https://doi.org/10.52423/jkps.v4i1.7

Setiyanawati, T. (2023). Perilaku Bullying Siswa Sekolah Menengah Atas di Lingkungan Sekolah. Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(5), 1135-1148.

Widyaningtyas, R., & Mustofa, R. H. (2023). Implementasi Kebijakan Anti-Bullying Sekolah Adipangastuti di SMAN 1 Surakarta. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(01), 533-548.

Yayasan Semai Jiwa Amini (2008). Bullying: Masalah tersembunyi dalam dunia Pendidikan di Indonesia”. Jakarta : PT. Grasindo.

Downloads

Published

26-10-2025

How to Cite

Ambarsari, N., Heriani, I., Khatimah, H., & Adlina, N. A. (2025). Sosialisasi Tentang Peran Pendidik Dalam Pencegahan Terhadap Kekerasan Di Smp Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 3(3), 986–999. https://doi.org/10.62976/ierj.v3i3.1440

Issue

Section

Articles